تُحِبُّو

Posted On 27 Mei, 2009

Filed under Hanya tulisan

Comments Dropped 11 responses

CINTA

secara harfiah, didalam bahasa indonesia, cinta memiliki arti selalu teringat dan terpikir dalam hati (Kamus Besar Bahasa Indonesia : 2005)

Cinta, ya hanya Cinta bisa membunuh
ular beku nafsu yang tampak mati.
Hanya cinta, melalui doa dengan
derai air mata dan gairah hati

yang membara, yang mampu mengungkap ma’rifat yang tidak pernah diketahui oleh berbagai madzhab

(R. A. Nicholson, Rumi, Poet and Mystic, London, 1956.)

didalam pergaulan hidup dan kehidupan sehari-hari, ada yang mengartikan cinta sebagai hubungan serius antara sepasang anak manusia, antara orang tua dengan anaknya, antara pemimpin dengan yang dipimpinnya… bahkan antara hamba dengan Sang Khalik.

semua orang percaya kepada Tuhan tentu saja ingin mencintai Tuhan. Cinta seorang hamba kepada Tuhan pasti dibalas. Tuhan mencintai hamba yang mencintai-Nya. Jika sang hamba mencintai Tuhan, ia harus mengikuti Tuhan dan panutan yang diutus-Nya (Kautsar Azhari Noer : 2003)

قُلْ إِنْ كُنْتُمْ تُحِبُّونَ اللَّهَ فَاتَّبِعُونِي يُحْبِبْكُمُ اللَّهُ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ

وَاللَّهُ غَفُورٌ رَّحِيمٌ

“Katakanlah: ‘Jika kamu (benar-benar) mencintai Allah, ikutilah aku (Muhammad), niscaya Allah mencintaimu dan mengampuni dosa-dosamu.’ Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”
[QS. Ali ‘Imraan: 31]

mengingat makna uraian diatas, maka tak heran jika seseorang yang sedang dimabuk cinta terkadang buta dengan yang ada disekelilingnya.
hal ini nampak dengan jelas dari perilaku para sufi yang acap kali dikenal sebagai para penghamba cinta Sang Khalik dan masyuk sedang berkelindan didalam gerak hidup dan kehidupannya.

tak  pelak, cinta memang dapat membuat dunia beserta seisinya teramat indah, jadi sungguh bahagia jika manusia dapat hidup didalam lautannya.
dan sekarang entah kenapa, lorong gelap yang ada dibelakang punggung manusia, demikian arti cinta , belakangan seolah tak lagi ada atau bahkan hilang dalam tatanan kehidupan manusia di dunia.

ada segelintir pemegang kekuasaan, dalam arti seluas-luasnya mulai lupa akan kodrat dan amanah yang diembannya…. mereka telah kehilangan akan rasa cinta.  Hati mereka benar-benar telah buta.

ya… yang merasa kuat atau sang pemimpin dengan semena-mena menindas yang lemah atau yang dipimpinnya.  Akibatnya sudah dapat ditebak, yang selalu menjadi korban adalah si lemah yang tak pernah berdaya. Padahal, mereka dengan terpaksa menerima kenyataan itu tidak dengan tulus, melainkan karena kebodohan atau bahkan karena situasi yang amat memaksa. Oleh karena itu jangan heran jika belakangan, tata pergaulan sehari-haripun terbalut kemunafikan.

Iklan

11 Responses to “تُحِبُّو”

  1. rezaldo

    makanya oleh sebab itu cintailah cinta

  2. alfa_rain

    wah…..bagus bener makna cinta ya…tp kenapa ych ada orang ynk seolah2 ga perduli bahwa dia punya cinta karena dia pernah dipermalukan oleh sebuah cinta pada masa lalunya….he…salam kenal wid…

  3. benkyo

    > rezaldo : cintai lah… cinta….!!!!
    > alfa_rain : lam kenal juga ya…. 😀

  4. Wawan

    cinta jangan dikejar

  5. benkyongeblog

    > wawan : biz punk diapa’i…???

  6. mancaracat

    tapi di sasahi kah? wan!
    uma ai cinta
    aduhai cinta
    kenapa cinta
    siapakah cinta
    bingungkah cinta
    apa maksud cinta
    semuanya memang cinta.
    ada apa dengan cinta?
    heleh ngawur….
    sorry ya

  7. ichal

    cinta itu memang indah..tapi aku indah becinta…ueueeuheuheu

  8. amirstanishev

    ini yang disebut patah hati kreatif, eh sowy, mang patah hati? 😛

  9. benkyongeblog

    > mancaracat : jambu kah cinta.??
    > ichal : bujuran kah om indah becinta??? 😛
    > amirstanishev : ya nieh… ge patah hati… 😦

  10. Zian X-Fly

    wah, judulnya pakai huruf arab,
    tapi, bukankah tuhibbu itu artinya bukan cinta lagi, melainkan : kalian mencintai.

  11. benkyo

    > zian : iya emang…. kalian mencintai kan??? sbnr na pengen bikin pertnyaan pake bahsa arab “apakah kalian pernah mencintai?” tp maklum wid ga bs bhsa arab… 😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s